“Naik Kelas, Menjadi Mahasiswa Dambaan Umat”  Sabtu, 3 Februari 2018—bertempat di Aula Pascasarjana UNP, jurusan Sejarah FIS UNP kembali mengadakan sebuah seminar. Seminar yang diadakan kali ini merupakan seminar motivasi yang khusus diadakan untuk mahasiswa Sejarah FIS UNP terutama mahasiswa angkatan 2013 dan 2017. Latar belakang Semangat yang diangkatkan oleh seminar ini adalah untuk memotivasi mahasiswa agar menjadi lebaih baik, berani berdaya saing dan islami.

 

Bertemakan “Naik Kelas, Menjadi Mahasiswa Dambaan Umat”, panitia yang merupakan pengurus HMJ Sejaran FIS UNP sengaja mengangkatkan tema tersebut untuk meningkatkan semangat dan motivasi mahasiswa Sejarah FIS UNP dalam berkuliah dan menjadi insan dambaan umat .Seminar motivasi yang dibuka secara resmi oleh Bapak Drs. Suryanef, M.Si yang merupakan WD 1 FIS UNP sabtu lalu ternyata merupakan bentuk kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin jurusan Sejarah FIS UNP. Setelah pada Maret 2017 lalu jurusan Sejarah mampu mendatangkan Prof. David Reeve yang merupakan peneliti Indonesia yang berasal dari University Of New South Wales, Sydney, Australia. Pada seminar motivasi kali ini jurusan Sejarah berhasil mendatangkan seorang tokoh, yakni Ir. Muhammad Karebet Widjajakusuma, MA., seorang konsultan trainer, motivator sekaligun pebisnis syariah.

  Lebih dari dua ratus orang mahasiswa sejarah yang hadir megikuti seminar motivasi tersebut sangat antusias mengikuti jalannya acara. Di mulai dari saat moderator Ririn Dwi Cahyani—mahasiswa sejarah angkatan 2015 membuka acara inti, sampai dengan penghujung acara diikuti dengan penuh semangat. Terutama saat pemateri beberapa kali menstimulus peserta dengan melemparkan air mineral, gelas hingga buah jeruk ke arah peserta pada materi Speed And Respond. Tidak hanya itu, puluhan buku karangan Ir. M. Karebet yang berjudul  Motivaksi Metanoiac (5 Motivasi Plus 3 Aksi Menuju Muslim Terbaik) juga dibagikan secara gratis kepada peserta yang mengikuti acara tersebut.

Pada penghujung acara para peserta seminar motivasi diberikan kesempatan bertanya langsung kepada pemateri terkait hal-hal yang mampu menjadikan motivasi dalam diri mahasiswa. Dan di akhir acara tidak dilupakan sesi foto bersama antara seluruh elemen acara tersebut. (Ririn 8/2)